Ketahui Apa Saja 10 Mitos-Fakta dalam Fitness
Mempunyai tubuh sehat merupakan keinginan semua orang. Olahraga merupakan salah satu cara untuk mendapatkan tubuh yang sehat.
Tapi jangan sampai hasil yang diperoleh berbeda dengan yang diharapkan karena tertipu oleh mitos-mitos yang ada. Apa saja sih mitos-mitos itu? ini adalah 10 fakta dalam melakukan fitnes.
1. Nyeri dan pegal tanda olahraga berhasil :
- Berolahraga itu tidak harus sakit. Sakit pada saat pertama kali olahraga memang wajar. Tapi, seiring berjalannya waktu jika kamu terus berolahraga secara rutin maka lama-kelamaan tubuhmu pasti akan terbiasa dan perlahan-lahan kamu tidak akan merasa sakit lagi.
- Jika kamu tetap merasakan sakit mungkin ada yang salah dengan caramu berolahraga. disarankan saat pertama kali jangan langsung melakukan olahraga yang berat tapi memulainya dengan olahraga yang ringan.
2. Otot akan berubah menjadi lemak jika berhenti olahraga :
- Otot dan lemak merupakan dua hal yang berbeda. Keduanya tidak bisa berubah menjadi satu dengan yang lainnya. Memang benar jika seseorang berhenti berolahraga ototnya akan menyusut, namun bukan berarti otot akan berubah menjadi gemuk.
- Saat seseorang berhenti olahraga otonya akan kembali ke ukuran saat dia belum memulai latihan olahraganya. Di sisi lain, seseorang yang makan dalam jumlah berlebihan dan sama sekali tidak melakukan olahraga, akan memicu terjadinya penumpukan lemak.
3. Latihan beban hanya untuk Pria :
- Jika kamu seorang wanita dan tidak mau latihan beban karena takut badanmu menjadi berotot dan kekar maka sekarang kamu tidak perlu takut lagi. Faktanya membesarnya otot seseorang itu dipengaruhi oleh hormon testosteron.
- Pria memiliki jumlah testosteron 20-30x lebih banyak dibandingkan wanita, dan hal itu yang menyebabkan pria menjadi lebih berotot dibandingkan wanita setelah rutin latihan beban.
4. Jika Kamu tidak sering berolahraga dan berlatih dengan keras, maka olahraga itu hanyalah membuang-buang waktu :
- Untuk mendapatkan manfaat dari olahraga kamu gak harus capek kok. Olahraga kecil seperti berkebun atau berjalan juga sudah bermanfaat loh.
- Ada satu penelitian yang membuktikan bahwa berkebun setidaknya satu jam setiap minggunya dapat menguras risiko sakit jantung.
5. Membentuk otot berarti harus mengonsumsi protein tinggi sebanyak-banyaknya :
- Pernyataan ini tidak sepenuhnya salah. Memang untuk membentuk otot diperlukan protein tetapi bukan berarti kamu harus mengonsumsi protein sebanyak-banyaknya. Kamu juga masih membutuhkan karbohidrat, vitamin, dan nutrisi lainnya untuk memenuhi kebutuhanmu.
- Untuk membentuk otot, sebenarnya sederhana saja. Anda hanya perlu mengikuti programnya dengan baik dan menjalankan diet rendah kalori seimbang dengan konsisten.
6. Semakin keras dan sering berolahraga, semakin cepat hasilnya :
- Anggapan bahwa semakin keras dan sering berolahraga maka semakin cepat dapat hasilnya tidaklah benar. Dalam membentuk badan yang ideal, selain faktor olahraga juga diperlukan nutrisi dan istirahat yang cukup.
- Alih-alih mendapatkan hasil yang semakin cepat, orang yang berolahraga terlalu keras malah rawan overtraining dan cedera.
7. Semakin banyak keringat yang keluar, semakin banyak lemak yang terbakar :
- Pada saat berolahraga tubuh kita menjadi panas, untuk menstabilkan (mendinginkan) kembali suhu tubuh, tubuh mengeluarkan keringat.
- Banyaknya keringat tidak hanya dipengaruhi oleh aktivitas latihan saja, tetapi juga dipengaruhi oleh banyak hal lain seperti suhu ruangan, kelembaban udara, berat badan, dsb.
- Sehingga semakin banyak keringat yang keluar tidak selalu semakin mencerminkan banyak pula lemak yang dibakar. Beberapa jenis olahraga seperti berjalan atau angkat beban diketahui membuat orang tak banyak berkeringat, namun kalori yang terbakar cukup besar.
8. Jangan makan kalau ingin menurunkan berat badan :
- Pernyataan ini ada benarnya. Dengan tidak makan berarti kamu mengurangi asupan kalori yang masuk ke dalam tubuhmu sehingga membuat penurunan berat badan lebih cepat.
- Tapi kekurangan kalori akan menurunkan tingkat metabolisme dan energi dalam tubuh, menyebabkan otot tidak berkembang.
- Ini akan memberi masalah pada kesehatan Anda. Sebaiknya makanlah makanan yang sehat seperti buah-buahan dan sayur-sayuran untuk memenuhi kebutuhan kalorimu.
9. Melakukan Sit-Up akan menyingkirkan lemak di perut :
- Sit-up berfungsi untuk membentuk otot dan bukan menghilangkan lemak. Jika kamu memiliki jumlah lemak yang tinggi tentu saja melakukan sit-up tidak akan menghilangkannya.
- Jika kamu ingin menghilangkan lemak sebaiknya lakukanlah latihan cardio dan menjaga pola makan untuk hasil yang maksimal.
10. Menggunakan beban saat latihan kardio akan membakar kalori lebih banyak :
- Pernyataan ini tidak sepenuhnya salah. Memang menggunakan beban saat latihan kardio dapat membakar kalori sedikit lebih banyak tetapi selisihnya tidak jauh berbeda dengan latihan tanpa menggunakan beban.
- Alih-alih mendapat hasil yang baik kamu malah akan lebih cepat lelah dan meningkatkan resiko cidera. Lebih baik kamu fokuskan diri pada masing-masing jenis latihan
Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.